Langsung ke konten utama

Ternyata Ini Alasannya Generasi Milenial Mulai Tidak Nyaman Gunakan Facebook

Image result for facebook

Jumlah pengguna Facebook kini menorehkan jumlah yang fantastis. Puncaknya pada 2016 lalu. Sejumlah media melansir, Facebook hampir menyentuh angka 2 miliar pengguna aktif pada Desember 2016.

Banyak yang memprediksi Facebook akan ukir sejarah pada akhir 2017. Perusahaan media sosial di bawah pimpinan Mark Zuckerberg itu digadang-gadang akan memiliki penguna aktif di atas 2 miliar pengguna.

Namun, prediksi berubah. Facebook justru diterpa banyak kasus. Ironisnya, kasus tersebut membuat sejumlah generasi milenial mulai merasa tidak nyaman lagi menggunakan Facebook.

Sebut saja kasus kebocoran data. Facebook, hingga kini, hanya meminta maaf. Belum ada bentuk tanggungjawab signifikan terkait keamanan data.

Lebih dari 80 juta data pengguna Facebook bocor kala digunakan peneliti Rusia-Amerika, Alexandr Kogan. Dan yang lebih kontoversi adalah dijualnya data pada Cambridge Analytica yang memberi pelayanan pada kepentingan politik Donald Trump.

Yang sangat mengejutkan lagi, generasi milenial ternyata tidak suka dengan banyaknya control dan fitur keamanan yang dihadirkan Facebook. Generasi milenial menganggap Facebook ‘terlalu tua’ dan ‘sok tua’. Indikatornya, hingga pertengahan 2018, pengguna di atas usia 50 tahun meningkat sampai 50 juta pengguna. Padahal, kids jaman now hanya ingin media sosial yang nyaman buat berbagi cerita dan kebahagian tanpa harus 'dimata-matai'.

Terakhir, banyak sekali iklan pop-up yang ‘nyampah’ pada wall Facebook. Meski banyak yang memaklumi iklan sebagai bagian dari kelangsungan hidup media sosial, tapi pada saat itu juga banyak sekali peretasan yang masuk. Ya, iklan pop-up jadi ‘pintu masuk’ peretas.



Sumber : akurat.co 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...