Langsung ke konten utama

Hoaks Ternyata Diproduksi Kaum Berpendidikan

Hasil gambar untuk hoaks mahasiswa

Dalam acara Digital Literacy for Internet Activist, yang diadakan pada Selasa (22/1) di Akmani Hotel, Jakarta, Kominfo menjelaskan penyebaran hoaks di berbagai saluran sangat tinggi dan mudah diproduksi dalam berbagai bentuk seperti tulisan, gambar maupun video. 

“Untuk tulisan saja sudah 62 persen, kemudian gambar 37 persen dan video 0,40 persen yang memang sudah menyebar ke mana-mana,” ungkap Septiana, Selasa (22/1) usai menghadiri acara Digital Literacy for Internet Activist di Jakarta.

Selaku Direktur Direktorat Informasi komunikasi Perekonomian dan Maritim Kominfo, Septiana Tangkary menuturkan hoaks dari segi bentuk seperti tulisan, telah mencapai 62 persen dan banyak tersebar di berbagai platform.

Septiana mengungkapkan penyebaran hoaks saat ini dengan memanfaatkan berbagai media termasuk saluran radio dan juga televisi.

“Kemudian untuk situs web, ini tuh paling banyak, karena kita seneng banget kan ya. Masyarakat kalau udah liat situs ‘wah ini bener nih’, apalagi yang ramai, ini sudah 34,5 persen, aplikasi chatting paling banyak 62,8 persen dan media sosial 90,8 persen,” tambah Septiana.

Plt. Direktur Eksekutif ICT Watch, Widuri menjelaskan, hal tersebut terjadi karena hoaks saat ini justru diproduksi dan disebarkan oleh kalangan berpendidikan.

“Saya melihat kalau itu gak hanya sekedar pendidikan ya, karena berapa kali sudah terlihat bahwa justru penyebar luas di internet datangnya dari kalangan berpendidikan. Bahkan ketika kami di acara Facebook terungkap bahwa banyak sekali justru yang memproduksi adalah mahasiswa,” ujar widuri.




Sumber: akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...