Langsung ke konten utama

Kini Hong Kong Umumkan Kematian Keduanya Akibat Virus COVID-2019

Image
Sumber: {Warga antre membeli masker pelindung di Hong Kong | Reuters} Akurat.co

Kini Hong Kong kembali mencatatkan kasus kematian kedua akibat virus COVID-2019 pada Rabu (19/2) pukul 7 pagi waktu setempat.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, pasien tersebut diidentifikasi sebagai pria 70 tahun yang menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Prince Margaret. Dimana Manula yang tidak disebutkan namanya itu mulai sakit sejak 2 Februari.

Berdasarkan keterangan, pasien juga memiliki komplikasi penyakit ginjal dan diabetes. Kemudian dilarikan ke rumah sakit 10 hari kemudian setelah mengalami pingsan. Pada 14 Februari, barulah ia dinyatakan terjangkit corona. Saat itu, kondisi sudah kritis.

Namun, penyebab pasti kematiannya belum diumumkan. Pihak rumah sakit mengatakan, akan menggelar konferensi pers untuk mengumumkan penyebab pastinya.

Sebelum sakit, tepatnya pada 22 Januari, ia sempat melakukan perjalanan ke China via jalur Lok Ma Chau.

Kasus kematian pertama corona di Hong Kong terjadi pada 4 Februari lalu, menimpa pasien pria berusia 39 tahun. Pria tersebut adalah orang ke-13 yang diidentifikasi terjangkit virus COVID-2019. Catatan menyebutkan, ia melakukan perjalanan ke Wuhan pada 21 Januari dan kembali ke Hong Kong 2 hari kemudian.

Kasus pria tersebut telah dirujuk ke Pengadilan Koroner untuk memastikan penyebab kematiannya.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...