Langsung ke konten utama

Selesai Dikarantina, Salah Satu Penumpang Kini Tinggalkan Kapal Diamond Princess

Image
Sumber: Akurat.co | Penumpang saat berada di kapal pesiar Diamond Princess di Terminal Daikoku Pier Cruise, Yokohama, Tokyo, Jepang, Rabu (12/2/2020). Pemerintah Jepang menyatakan penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang terinfeksi corona bertambah 39 orang. Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi menjadi 174 orang. | REUTERS/Kim Kyung-hoon

Kini kapal pesiar Diamond Princess dikabarkan telah mengeluarkan orang pertamanya setelah ia menyelesaikan karantina selama 14 hari.

Seperti yang dilansir dari laman Akurat, Kapal Diamond Princess berada di Yokohama dan menjadi pusat karantina usai wabah corona dilaporkan terjadi. Mereka yang berada di kapal tersebut tak hanya warga negara Jepang, namun juga warga negara asing, termasuk Indonesia. Beberapa negara termasuk Amerika Serikat telah mengevakuasi warga negaranya dari kapal tersebut.

Wabah COVID-19 terjadi di kapal pesiar berisi 542 orang itu, menjadikannya titik dengan jumlah penderita terbanyak di luar China.

Hanya penumpang yang telah dinyatakan negatif virus dan tidak menunjukkan gejala selama periode karantina yang akan diizinkan meninggalkan kapal. Mereka yang dites negatif tetapi berada di kabin dengan orang yang terinfeksi harus tetap berada di kapal untuk karantina tambahan.

Dan diketahui ada sekitar 500 orang yang diperkirakan akan turun kapal pada hari Rabu (19/2), dan proses turun akan berlanjut selama beberapa hari.

Pada hari Selasa (18/2), otoritas Jepang mengatakan ada 88 kasus infeksi baru di atas kapal, sehingga totalnya menjadi 542 kasus yang dikonfirmasi. Ada 74.185 yang dikonfirmasi tercatat di daratan China dan sekitar 700 kasus di negara lain di seluruh dunia.

Sumber: Akurat.co

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...