Langsung ke konten utama

Susunan Direksi BNI Dirombak, Achmad Baiquni Masih Duduki Posisi Dirut

Hasil gambar untuk Achmad Baiquni
Sumber Gambar: google.com
Hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memutuskan untuk merombak susunan direksi.

Namun, dalam rapat ini RUPSLB BNI tidak mengubah posisi direktur utama yang diisi oleh Achmad Baiquni dan wakil direktur yang diisi oleh Herry Sidharta. 

Berdasarkan RUPSLB, Bob Tyasika Ananta yang sebelumnya menjabat sebagai direktur manajemen risiko bertukar posisi dengan Rico Budidarmo yang sebelumnya menjabat sebagai direktur tresuri dan internasional.

Tak hanya susunan direksi saja yang diubah, dalam RUPSLB BNI juga Marwanto Harjowiryono diberhentikan sebagai komisaris perseroan. Posisi tersebut kini diisi oleh Askolani.

Dan berikut adalah jajaran direksi BNI yang dirombak setelah RUPSLB:
Direktur Utama: Achmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Herry Sidharta
Direktur Keuangan: Ario Bimo
Direktur Bisnis Korporasi: Putrama Wahju Setyawan
Direktur Treasury & Internasional Banking: Bob Tyasika Ananta
Direktur Hubungan Kelembagaan: Adi Sulistyowati
Direktur Management Risiko: Rico Budiarmo
Direktur Bisnis UMKM & Jaringan: Tambok P.S Simanjuntak
Direktur Bisnis Konsumer: Anggoro Eko Cahyo
Direktur Teknologi Informasi & Operasi: Dadang Setiabudi
Direktur Human Capital & Kepatuhan: Endang Hidayatullah.

Sumber: Liputan6.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...