Langsung ke konten utama

Pembobol Rekening Bank Ditangkap, BCA Rugi Hingga Rp 22 Miliar

Sumber Gambar: (kiri ke kanan) Dirkrimum PMJ Kombes Suyudi, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus

Pelaku pembobol Rekening Bank BCA kini berhasil ditangkap Polda Metro Jaya. Dimana sebanyak 11 pelaku pembobol Bank BCA itu berasal dari Tulung Selapan, Sumatera Selatan.

Dilansir dari laman dimensinews, dalam penangkapan tersebut, terdapat satu pelaku yang tewas ditembak, yakni YA (24). YA ditembak karena melakukan perlawanan terhadap polisi saat ingin ditangkap.

Pelaku pembobol Bank BCA ini ternyata mereka terdiri atas tiga kelompok, yaitu F, Pegik, dan YA.

“Kelompok F, kelompok Pegik (27) DPO yang berhasil ditangkap dan kelompok YA. Jadi total pelaku pembobol bank BCA menjadi 11 orang,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana di Mapolda Metro Jaya, Jumat (6/3/2020).

Dalam aksi pembobolan Bank BCA ini, dikatakan Nana, Kelompok pertama F (29), G (22) dan HB (32) modus pembobolan memanfaatkan sistem Bank BCA yang sedang maintenance dengan cara melakukan transaksi top up ke virtual account dengan menggunakan M-banking.

“Para pelaku sudah menyiapkan transaksi dengan virtual account melakukan top up, tanpa mengurangi jumlah saldo ditabungan,” kata Nana.

Atas aksi ini, kelompok tersebut kemudian dijerat pasal 362 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dan atau pasal 85 UU RI No.3 tahun 2011 tentang Transfer Dana dan atau pasal 3, 4, 5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU.

Tak hanya itu saja, kelompok kedua Pegik pembobol rekening kartu kredit Bank BCA dengan korban Ilham Bintang. Modusnya menonaktifkan sim card calon korban dengan modus mendatangi gerai provider alasan kartu mati.

“Lalu pelaku meminta untuk diterbitkan sim card baru, sehingga pelaku dapat mengakses segala informasi korban melalui nomor tersebut,” ucapnya.

Kemudian, kelompok ketiga YA, AS (25), R (25), EAT (22), SBR (21), H (56) dan seorang wanita DA (22), melakukan transaksi belanja online dengan menggunakan kartu korban. Korban YA yang tewas merupakan anak H.

Dan kemudian pelaku menyakinkan korbannya dengan cara menelepon, pelaku mengaku sebagai pihak bank terhadap korban. Sehingga korban memberikan kode OTP kepada pelaku. Setelah pelaku mendapatkan OTP korban, pelaku melakukan transaksi online menggunakan nomor kartu kredit Bank BCA tersebut.

Dari kelompok ini petugas mengamankan dua senpi jenis revolver dan tiga peluru jenis caliber. “Dari pelaku pembobolan bank ini, Bank BCA mengalami kerugian Rp 22 miliar,” tuturnya.

Aki ini membuat kelompok YA dikenakan pasal 30 jo pasal 46 dan atau pasal 35 jo pasal 51 UU RI No.19 tahun 2016 tentang akses sistem elektronik orang lain tanpa ijin dan atau UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sumber: dimensinews.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Misbakhun Sudah Memilih Jalan Politiknya Sendiri

Sumber: Merdeka.com Perpindahan Misbakhun dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pasti sudah diduga oleh banyak orang. Pasalnya, Muhammad Misbakhun mengaku akan memilih jalan politiknya sendiri dengan masuk kedalam Fraksi Golongan Karya (Golkar). Misbakhun sendiri mengatakan bahwa perpindahannya itu bukan dikarenakan masalah pribadi dengan anggota partai PKS lainnya atau masalah apapun yang menyangkut dengan kasus Misbakhun dan tuduhan akan Misbakhun korupsi yang pernah menjeratnya. "Benar bahwa saya sudah berpamitan dengan Presiden PKS, Ustaz Anis Matta, dan beberapa pengurus DPP PKS di kantor DPP PKS. Itu saya lakukan untuk menjunjung tinggi etika politik yang baik, untuk menjaga hubungan baik, dan tali silaturahmi yang selama ini sudah terjalin dan terjaga dengan baik," ucap Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima, Jumat (8/3/2013). Perpisahan yang dilakukan Misbakhun itu menurutnya dipenuhi rasa persahabatan. Presiden PKS Anis Matta juga sempat m...

Resepsi Pernikahan Putra Orang Terkaya India Dihadiri Pengusaha Besar Hingga Artis Dunia

Sumber gambar: CNBC Indonesia Berita kali ini datang dari Mukesh Ambani yang menggelar resepsi pernikahan anaknya di Mumbai pada Sabtu (10/3/19). Acara mewah itu dihadiri oleh barisan orang terkenal di dunia termasuk bintang film, eksekutif perusahaan, politisi hingga pemain olahraga. Bahkan terlihat sejumlah tamu anak bos Reliance Industries antara lain Sundar Pichai, CEO Google, mantan perdana menteri Inggris Tony Blair, bintang film Rajinikanth dan Priyanka Chopra dan pemain kriket Sachin Tendulkar dan Hardik Pandya. Hingga Idolanya India, Shah Rukh Khan dan Ranbir Kapoor pun datang dan menari bersama mempelai pria Akash Ambani, seperti yang dilansir dari Reuters (10/3/2019). Resepsi ini dimeriahkan dengan pesta, bernyanyi, menari, dan ritual pra-Pernikahan lainnya. Bahkan pernikahan antara dua sejoli berumur 28 tahun ini menjadi trending teratas di twitter India karena banyak warga India membagikan momen ini dengan hastag diantaranya #AkashAmbani dan #AkashS...

Keterlibatan SBY Terhadap Kasus Century Akan Diungkap Novanto Di KPK Nanti

Adanya keterlibatan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam kasus korupsi Bank  Century  yang terbukti telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah itu ternyata akan diungkap oleh Setya Novanto nanti di KPK. "Nanti saya akan ungkap sejelasnya di KPK nanti," Tegas  Novanto  ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (14/9). Mantan Ketua DPR RI itu juga sangat meyakini mempunyai data yang cukup kuat dan akurat terkait dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus  Century  ini. Padahal hal itu diucapkan sendiri oleh Novanto  ketika menjawab sebuah pertanyaan dari awak media terkait ada atau tidaknya kemungkinan keterlibatan SBY dalam kasus pemberian persetujuan penetapan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) kepada PT Bank  Century  tersebut. Sebab pada saat itu  Novanto  sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, dan ketua pansus yang saat itu ditunjuk adalah ...